“KERJA BAKTI” yang terlupakan

Tak jarang kita mendengar baik dalam ibadah di gereja atau ibadah pelkat dan sektor kalimat dalam melayani Tuhan tidak harus jadi pengurus gereja atau jadi penatua dan diaken (presbiter). Kerja bakti dalam rangka membersihkan gereja juga merupakan pelayanan kepada Tuhan. Sudah diwartakan di gereja kepada ratusan KK warga jemaat Efata Tenggarong-Kabupaten Kutai Kartanegara bahwa Kamis (11/5) akan mengadakan kerja bakti, tapi nyatanya hanya segelintir (tidak sampai 20 orang) yang hadir, sehingga kerja bakti kurang maksimal.

Kedepan, kalau ada program kerja gereja semisal kerja bakti, sarannya pengurus pelkat lebih tanggap, saling koordinasi dengan majelis dalam pembagian tugas, sehingga pelaksanaan kerja bakti bisa maksimal.

www.tuanisianipar.blogspot.com

www.pariwisatakukar.wordpress.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s